Dinamika Perubahan Tutupan Lahan Pada Bagian Selatan Gunung Burangrang Periode 1990-2020 Menggunakan Google Earth Engine
DOI:
https://doi.org/10.65706/gm.v3i1.47Kata Kunci:
Hutan, GEE, Kerentanan Longsor, Pegunungan Burangrang, Analisis Spasio-TemporalAbstrak
Perubahan tutupan lahan di kawasan pegunungan merupakan indikator penting dalam memahami dinamika pemanfaatan ruang dan transformasi lanskap dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan di bagian selatan Pegunungan Burangrang, Jawa Barat, menggunakan platform Google Earth Engine periode 1990–2020. Analisis dilakukan menggunakan citra Landsat multitemporal yang telah melalui proses koreksi reflektansi permukaan, cloud masking, dan komposit median multitemporal. Identifikasi tutupan lahan dilakukan menggunakan Normalized Difference Moisture Index dengan pendekatan klasifikasi berbasis nilai ambang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan lahan bervegetasi mengalami dinamika yang bersifat fluktuatif dengan kecenderungan menurun selama tiga dekade pengamatan. Penurunan paling signifikan terjadi pada periode 1995–2000 dan 2005–2010, sedangkan peningkatan tutupan vegetasi teridentifikasi pada periode 2000–2005 dan 2010–2015. Analisis spasial menunjukkan perubahan tutupan lahan terkonsentrasi pada bagian selatan dan barat daya yang memiliki aksesibilitas relatif lebih tinggi. Perubahan berkaitan dengan perkembangan wilayah, termasuk perluasan lahan pertanian, kebun campuran, serta perkembangan kawasan permukiman yang mengikuti jaringan jalan dan pusat aktivitas masyarakat.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Journal PEP Bandung

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

