POTENSI NIKEL LATERIT SERTA KORELASI ANTARA Ni DENGAN MgO, Fe, Co, DAN SiO2, DI DAERAH ROUTA, SULAWESI TENGGARA

Penulis

  • Ajeng Putri Maharani Herpito PEP Bandung Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65706/gm.v2i2.18

Kata Kunci:

unsur nikel, kemiringan lereng, endapan laterit, korelasi, regresi

Abstrak

Batuan ultramafik dijumpai secara luas di Routa, Sulawesi Tenggara. Nikel laterit terbentuk sebagai hasil lapukan dari batuan ultramafik. Batuan ultramafik merupakan batuan yang kaya akan mineral olivine, klinopiroksen, dan orthopiroksen. Metode yang digunakan pengeboran untuk mendapatkan sampel, analisis laboratorium, analisis geomorfologi, dan analisis statistik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan geomorfologi dengan ketebalan endapan laterit dan mengetahui sebaran kadar Ni, MgO, Fe, Co dan SiO2 pada endapan laterit serta korelasi antara Ni dengan MgO, Fe, Co dan SiO2. Satuan geomorfologi pada daerah penelitian terbagi menjadi dua, yaitu satuan perbukitan denudasional agak curam dan satuan perbukitan struktural tinggi curam. Batuan dasar daerah penelitian yaitu batuan harzburgit. Berdasarkan hasil penelitian ketebalan endapan laterit berkembang pada kemiringan lereng 8o – 16o (agak curam) dan profil endapan laterit di daerah penelitian terdiri dari transported limonite, limonite, saprolite, dan bedrock. Rata-rata unsur Ni tertinggi pada daerah penelitian berkembang pada kemiringan lereng curam pada lapisan limonite 1,16% dengan ketebalan 14,6 meter maupun pada lapisan saprolite 1,21% dengan ketebalan 7,21 meter. Hasil korelasi Ni terhadap Fe rendah, Ni terhadap MgO rendah, Ni terhadap Co sedang, dan Ni terhadap SiO2 sangat rendah. Hasil analisis regresi linear berganda MgO dan Co berpengaruh terhadap Ni.

PengaturanPOTENSI NIKEL LATERIT SERTA KORELASI ANTARA Ni DENGAN MgO, Fe, Co, DAN SiO2, DI DAERAH ROUTA, SULAWESI TENGGARA

Diterbitkan

2026-01-29

Cara Mengutip

POTENSI NIKEL LATERIT SERTA KORELASI ANTARA Ni DENGAN MgO, Fe, Co, DAN SiO2, DI DAERAH ROUTA, SULAWESI TENGGARA. (2026). Journal PEP Bandung, 2(2), 72-88. https://doi.org/10.65706/gm.v2i2.18

Artikel Serupa

1-10 dari 13

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.